2010-01-25,Internet
Wajah adalah fokus utama dalam tindakan bedah plastik kosmetik untuk menghapus tanda-tanda penuaan. Suntikan Botox, filler, serta facelift dapat menghilangkan kerutan dan kekenduran kulit wajah. Namun terdapat bagian lain yang sangat mempengaruhi penampilan yaitu leher.
The Ageing Neck
Sekalipun kadang dilupakan, leher, bersama dengan wajah merupakan bagian tubuh yang sangat terpengaruh dalam proses penuaan. Kulit wajah dan leher lebih tipis dari pada kulit wajah lainnya serta terekspos dengan faktor lingkungan yang dapat mempercepat penuaan seperti sinar matahari dan polusi. Usia yang bertambah tua menyebabkan berkurangnya kekencangan otot sehingga kulit wajah dan leher terlihat “turun” dan menggelambir. Tumpukan lemak yang berlebih pada leher menyebabkan penampilan yang kurang estetik ini semakin jelas. Selain faktor usia, terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan penampilan leher tidak harmonis seperti penurunan berat badan yang ekstrim serta faktor keturunan.
Kondisi leher memiliki beberapa variasi, diantaranya “leher kalkun” atau leher yang panjang, leher yang tampak lepas. Seseorang dapat juga mengalami keadaan yang disebut sebagai double chin atau bahkan lebih dari dua, bila memiliki kelebihan kulit dan kekenduran otot leher. Usia adalah penyebab utama keadaan ini. Kapan dan bagaimana leher mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan sangat tergantung pada gen, walaupun terdapat beberapa gaya hidup yang mempengaruhi seperti merokok, diet, kerusakan akibat matahari dan berat badan.
Leher pria dan wanita tidak menunjukkan perbedaan yang berarti, namun terdapat perbedaan nyata antara ras Asia dengan Kaukasia. “Kekenduran leher pada ras Kaukasia lebih parah dibandingkan ras Aia pada usia yang sama. Hal ini disebabkan oleh faktor genetik.” jelas dr. Steve Wong, spesialis bedah plastik dari Malaysia.
Menurut dr Marco Faria Correa, orang sering menggunakan wajahnya untuk mengekspresikan diri seperti berbicara dan tertawa, ketegangan terus menerus pada otot leher ini menyebabkan otot menjadi longgar dan kulitnya kendur.
Neck lifts – How and What?
Neck lift merupakan prosedur peremajaan leher yang biasa dikerjakan bersama dengan facelift atau mid-facelift. Pada kasus-kasus yang tidak memiliki masalah leher, facelift dan mid-facelift dapat dikerjakan tanpa neck lift.
Dr. Marco mengatakan bahwa prosedur neck lift hanya memerlukan sayatan yang kecil dan dapat dilakukan dibawah bius umum maupun bius lokal dengan sedasi. Prosedur untuk membuang kelebihan dan kekenduran kulit diketahui sebagai cervicoplasty. Sayatan dibuat di belakang telinga, sepanjang garis rambut, dan kelebihan kulit dibuang sehingga kulit yang tersisa menjadi kencang dan benang ditempatkan di dalamnya. Bersamaan dengan cervicoplasty, dilakukan juga platysmaplasty yaitu suatu prosedur untuk memperbaiki otot leher yang lemah yang biasanya dilakukan pada saat yang bersamaan. Sayatan pada prosedur ini dibuat dibawah dagu dengan ukuran 1 – 2 cm. Hal ini membuat dokter bedah plastik memiliki akses ke otot platysma yang terletak di leher, otot ini kemudian dimanipulasi untuk mengencangkan daerah tengah leher. Bekas luka sayatan yang dilakukan selama prosedur-prosedur diatas tersembunyi di bawah dagu serta lipatan belakang telinga. Selain prosedur di atas, neck lift biasanya diikuti juga dengan tindakan sedot lemak.
Putting your neck on the line
Neck lift, seperti metode pembedahan lainnya dilakukan dibawah pembiusan. Keunggulan dari tindakan ini adalah dilakukan dibawah pembiusan lokal sehingga mengurangi resiko kecelakaan akibat pembiusan. Antibiotika untuk mencegah infeksi perlu diberikan. Resiko lain yang mungkin terjadi adalah hematoma atau penumpukan darah di bawah kulit. Untuk mengurangi kejadian ini dilakukan pembuangan cairan dan darah yang menumpuk di bawah permukaan kulit dan digunakan perban penekan selama beberapa hari.
Pelaksanaan neck lift sebenarnya tidak membutuhkan rawat inap. Prosedur ini memakan waktu sekitar 2 – 3 jam dan proses penyembuhannya berlangsung selama 2 – 3 minggu. Sebuah neck lift dapat membuat Anda tampak lebih muda 10 tahun, namun prosedur ini tidak menghentikan proses penuaan.
Other solutions?
Masyarakat harus berhati-hati terhadap iming-iming berbagai pusat kecantikan yang menawarkan prosedur non-invasif untuk meremajakan leher karena hal ini biasanya hanya mampu bertahan sebentar saja. Prosedur lain yang populer saat ini adalah penggunaan laser, namun perlu diingat bahwa kulit leher sangat lemah untuk perawatan laser sehingga sering terjadi perubahan warna kulit dan kulit menjadi kering.
Neck lift adalah gold standard untuk membuat wajah tampak lebih muda bila terjadi kekenduran kulit dan kelemahan otot. Perlu diingat bahwa tidak ada jalan pintas untuk meremajakan leher.
Threadlift, Kencangkan Wajah dengan Benang
2010-05-20 00:00:00,Okezone
Bedah Plastik, Solusi untuk Cantik?
2010-01-25 00:00:00,Cosmetic Surgery & Beauty
The Launching of Cosmetic Surgery and Beauty Indonesia Magazine
2010-01-25 00:00:00,Internet
Lower Body Lift
2010-01-25 00:00:00,Internet
A NECK ABOVE THE REST
2010-01-25 00:00:00,Internet
Proportional Breast


